Oleh: tettystak | April 23, 2008

Pemkab Karo Dinilai Lamban ……..

Lagi … lagi hutan yang dibabat, kalau hutan sudah habis …. Apa jadinya, semoga bermanfaat. πŸ˜₯

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/sumatera-utara/pemkab-karo-dinilai-lamban-2. html

KARO(SINDO) – Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Karo menilai langkah Pemkab Karo lamban mengatasi pembalakan liar di Deleng Cengkeh,Kec Mardinding.

Hal ini terbukti meski perambahan telah berlangsung selama bertahun-tahun, belum ada tindakan preventif yang diambil.Bahkan pendatang terus berdatangan ke Deleng Cengkeh,” kata anggota DPRD Karo Frans Dante Ginting saat melakukan pertemuan antara masyarakat Desa Mardinding dan Pemkab Karo, DPRD, dan Polres Tanah Karo di Gedung DPRD kemarin.

Dia menyebutkan, pembalakan liar yang dimulai sejak 1995 lalu ini hingga kini masih terus berlanjut. Bahkan lokasi perambahan yang persis berada di hutan lindung register 7 ini telah mencapai sekitar 150 ha yang dihuni sekitar 150 KK.Kini sebagian besar lahan telah beralih fungsi menjadi lahan pertanian nilam.

Dalam sidang yang dipimpin oleh Ketua Komisi B Joy Harlim Sinuhaji, sejumlah anggota DPRD Karo menyesalkan langkah-langkah yang ditempuh Pemkab Karo sehingga setiap tahunnya lokasi hutan yang ditebang terus bertambah. Masyarakat pendatang pun terus berdatangan ke daerah kawasan hutan tersebut.

”Pada tahun 1995, jumlah masyarakat yang datang dari luar Tanah Karo yang mendiami lokasi ini hanya berkisar puluhan orang. Namun karena tidak ada tindakan, jumlahnya saat ini mencapai 150 KK,” sebutnya. Ketua Komisi B Joy Harlim Sinuhaji mengatakan, ke depan perambahan hutan di kawasan ini cukup membahayakan bagi masyarakat Desa Mardinding dan Tanjung Pamah yang berada di bahagian bawah Deleng Cengkeh. ”

Kalau perambahan ini terus berlanjut maka dipastikan beberapa tahun mendatang dua desa yang berada di bahagian bawah Deleng Cengkeh akan dilanda bencana alam seperti tanah longsor dan banjir.Karena itu,perambahan hutan tersebut harus secepatnya dihentikan,” ujarnya.

Politikus dari Partai Patriot Pancasila ini juga meminta selain melakukan penghentian peramba han,150 KK yang saat ini mendiami lokasi perambahan tersebut harus segera ditertibkan. Sementara itu, seorang perwakilan masyarakat Mardinding, Dasmin Ginting meminta Pemkab Karo untuk melakukan penertiban terhadap 150 KK yang saat ini mendiami lokasi hutan lindung tersebut.

Sebab, selain membahayakan desa mereka, perambahan hutan tersebut juga dikhawatirkan akan menimbulkan gesekan fisik antara masyarakat Mardinding dan kelompok penggarap liar. ” Jika ke depan tidak ada tindakan yang ditempuh Pemkab Karo untuk mengosongkan lokasi hutan tersebut, warga desa kami sepakat untuk mengosongkan secara paksa 150 KK yang mendiami hutan.

Jika ini dilakukan, sudah pasti akan ada gesekan antara masyarakat, bahkan tidak tertutup kemung kinan akan terjadi pertumpahan darah,” ujar Dasmin Ginting. Kepala Dinas Kehutanan Pemkab Karo Ir Timotius Ginting menyatakan, pihaknya akan secepatnya membentuk tim untuk menangani kasus ini.

Rencananya akan diturunkan tim dari Polisi Hutan dan Sat Pol PP Pemkab Karo yang melakukan koordinasi dengan pihak Polres Tanah Karo.” Untuk melaksanakan penertiban ini harus dilaksana kan secara terpadu dan konkret. Kami akan secepatnya membentuk tim untuk menangani kasus ini,” tandasnya.

Wakpolres Tanah Karo Kompol Bayu Aji Sik menyebutkan, beberapa bulan yang lalu pihaknya telah menerima surat dari Bupati Karo untuk melakukan penertiban penebangan hutan di kawasan Deleng Cengkeh. Hasilnya sudah diamankan 11 orang tersangka dan saat ini berkasnya telah dilimpahkan ke pihak Kejaksaan Negeri Kabanjahe untuk diproses hukum lebih lanjut. (makmur sembiring)


Responses

  1. badan pemerintahan harus lebih giat bekerja harus lebih efektif melayani masyarakat


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: